Redmi Watch 5 Review: Smartwatch Murah dengan Fitur Lengkap, Worth It?

Apakah smartwatch murah dengan fitur lengkap benar-benar ada, atau hanya janji iklan belaka? Pertanyaan ini sering menghantui calon pembeli yang ingin upgrade dari smart band biasa. Xiaomi baru saja merilis jawaban globalnya di awal 2025.
Setelah sukses di China, perangkat ini hadir dengan klaim fitur kesehatan dan kebugaran yang biasanya dimiliki produk lebih mahal. Kami telah menguji unit globalnya secara langsung untuk Anda.
Ulasan mendalam ini akan memberi Anda gambaran jujur. Dari desain dan layar yang cerah, hingga ketahanan baterai dan akurasi pelacakan kesehatan. Semua akan kami bahas dengan seimbang.
Kami akan membandingkannya dengan pesaing di kelas harga terjangkau. Apakah ia hanya smart band berbalut casing besar, atau benar-benar smartwatch serius? Temukan analisis lengkapnya di bawah ini.
Tujuannya satu: membantu Anda memutuskan apakah perangkat ini cocok dengan kebutuhan dan budget. Mari kita selami review pertama dari Redmi Watch 5.
Poin Penting
- Smartwatch terbaru Xiaomi yang dirilis global pada Januari 2025.
- Ulasan berdasarkan pengujian langsung unit versi global.
- Menawarkan fitur kesehatan dan kebugaran lengkap di harga terjangkau.
- Analisis mencakup desain, layar, software, baterai, dan akurasi pelacakan.
- Perbandingan dengan pesaing di kelasnya seperti smart band.
- Memberikan gambaran jujur tentang kelebihan dan kekurangan.
- Dirancang untuk membantu pembaca mengambil keputusan pembelian yang tepat.
Pengenalan: Smartwatch Lengkap dengan Harga Terjangkau
Bagi banyak orang di Indonesia, mendapatkan smartwatch dengan spesifikasi memadai sering terkendala anggaran. Xiaomi memahami hal ini dan menghadirkan jawabannya dengan filosofi “fitur lengkap, harga terjangkau”. Produk terbaru mereka hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Namun, penting untuk diketahui bahwa spesifikasi yang ditawarkan bisa berbeda tergantung variannya. Ada perbedaan mencolok antara versi global dan versi yang dijual resmi di Indonesia.
Spesifikasi Inti Redmi Watch 5 (Global) dan Watch 5 Active (Indonesia)
Xiaomi meluncurkan Redmi Watch 5 di China November 2024, lalu merilisnya secara global Januari 2025. Varian Indonesia dinamai Redmi Watch 5 Active. Berikut perbandingan singkat keduanya:
- Redmi Watch 5 (Global): Layar AMOLED 2.07″ lebih cerah, chip sensor baru untuk akurasi health tracking lebih baik, dan baterai 550 mAh.
- Redmi Watch 5 Active (Indonesia): Layar LCD 2 inci (320 x 385 piksel), bodi zinc alloy, berat 42.2 gram. Dilengkapi sensor detak heart rate & blood oxygen (SpO2), tahan air 5ATM, Bluetooth 5.3, dan baterai 470mAh.
Daya tahan battery life untuk varian Indonesia diklaim hingga 18 hari. Perangkat ini menjalankan HyperOS dan dibanderol dengan harga menarik Rp449.000.
Siapa yang Cocok untuk Redmi Watch 5?
Produk ini bukan untuk semua orang, tetapi sangat ideal untuk profil pengguna tertentu. Cocok sekali untuk Anda yang baru pertama kali ingin mencoba smartwatch atau ingin upgrade dari smart band biasa.
Ia juga pas bagi yang mengutamakan baterai awet dan notifikasi dari ponsel. Desainnya yang mirip Apple Watch juga menarik bagi yang ingin tampil stylish dengan budget terbatas.
Untuk aktivitas sehari-hari dan olahraga ringan hingga sedang, fitur fitness dan 150+ mode workouts-nya sudah cukup memadai. Namun, smartwatch ini kurang disarankan untuk atlet serius.
Alasannya, akurasi GPS built-in dan pelacakan sleep mungkin tidak sepresisi perangkat high-end. Pertimbangkan baik-baik antara kebutuhan dan fitur yang diberikan sebelum memutuskan.
Desain dan Kualitas Build: Terlihat Premium di Kelasnya
Dari segi fisik, perangkat ini berhasil mengejutkan dengan kualitas material yang tak terduga. Kesan pertama yang didapat adalah tampilan premium yang jauh dari kesan produk murahan.
Meski harganya terjangkau, build quality-nya mampu bersaing dengan devices yang lebih mahal. Material paduan logam memberikan sentuhan mewah sekaligus daya tahan yang baik.
Material Aluminium Alloy dan Pilihan Tali yang Beragam
Varian global menggunakan bodi aluminium alloy yang ringan namun kuat. Material ini umum ditemukan di smartwatches kelas menengah ke atas.
Untuk varian Indonesia, bodi terbuat dari zinc alloy dengan finishing halus. Keduanya memberikan kesan kokoh dan premium di pergelangan tangan.
Sistem strap Quick Release memudahkan pergantian gaya. Paket penjualan menyertakan beberapa pilihan tali yang menarik.
Selain strap TPU standar warna Lavender Purple, tersedia juga tali kulit sapi Cream White. Strap velcro tekstil Rose Purple terasa lebih versatile dan tahan lama untuk aktivitas sehari-hari.
Dimensinya yang compact 49.1mm x 40.4mm x 11.4mm cocok untuk berbagai ukuran pergelangan. Review detail di Lemon8 juga menyebut strap dapat diganti dengan ukuran universal 22mm.
Ringan, Nyaman, dan Tahan Air (5ATM/IPX8)
Bobotnya yang hanya sekitar 42.2 gram membuatnya nyaman dipakai sepanjang hari. Bahkan saat tidur pun tidak terasa mengganggu.
Desain lugs yang ramping membantu menempel sempurna di pergelangan. Tali TPU yang lembut tidak menyebabkan iritasi kulit.
Sertifikasi ketahanan air 5ATM dan IPX8 menjadi nilai tambah besar. Artinya, device ini aman untuk berenang, mandi, atau cuci tangan tanpa khawatir.
Fitur water-expulsion membantu mengeluarkan air dari dalam jam. Anda bisa memakainya dalam berbagai kondisi cuaca dan aktivitas basah.
Tombol Fisik dan Navigasi yang Responsif
Tombol fisik atau crown di sisi kanan memiliki tekstur halus. Responsnya sangat cepat dan pasti saat ditekan.
Tombol ini membantu navigasi menu tanpa harus selalu menyentuh screen. Desainnya memberikan pengalaman penggunaan yang intuitif.
Secara estetika, design mengadopsi kemiripan dengan Apple Watch. Ini bisa menjadi nilai plus bagi yang menyukai estetika tersebut.
Namun, bagi yang mencari orisinalitas penuh, ini mungkin terasa kurang unik. Secara keseluruhan, dari segi fisik dan kenyamanan, redmi watch ini memberikan nilai sangat baik.
Layar: AMOLED Cerah vs LCD yang Cukup Baik
Perbedaan paling mencolok antara kedua varian terletak pada panel yang digunakan. Kualitas display ini akan sangat mempengaruhi pengalaman harian Anda.
Varian Global menawarkan teknologi terbaru, sementara versi Indonesia memilih solusi lebih praktis. Mari kita bahas detail masing-masing.
Redmi Watch 5 (Global): AMOLED 2.07″, 1500 Nits, dan 60Hz
Varian Global membawa panel AMOLED 2.07 inci terbesar di wearable Xiaomi. Bezelya tipis hanya 2mm menciptakan rasio screen-to-body 82%.
Tampilan menjadi sangat immersive dengan layar 2.5D melengkung. Kecerahan puncak mencapai 1500 nits, angka yang luar biasa untuk kelas harganya.
Anda bisa membaca notifikasi dengan jelas di bawah sinar matahari langsung. Refresh rate 60 Hz membuat animasi dan scroll terasa halus.
Panel LTPS yang digunakan mendukung penghematan daya. Di beberapa watch face, refresh rate bisa turun otomatis ke 5 Hz.
Redmi Watch 5 Active (Indonesia): LCD 2″, 500 Nits
Varian Indonesia hadir dengan layar LCD 2 inci yang tetap tajam. Resolusi 320 x 385 piksel menghasilkan kerapatan 250 PPI.
Kecerahan maksimal 500 nits cukup untuk penggunaan dalam ruangan dan cahaya redup. Namun, kontras dan warna tidak sevibrant panel AMOLED.
Sayangnya, screen ini tidak dilengkapi fitur auto-brightness. Anda harus menyesuaikan kecerahan secara manual melalui pengaturan.
Ini menjadi trade-off yang wajar untuk mendapatkan harga lebih terjangkau. Untuk kebutuhan dasar, kualitas tampilannya sudah memadai.
Fitur Always-On Display (AOD) dan Raise-to-Wake
Varian Global menawarkan fitur always-on display dengan dua mode berbeda. Mode AOD menampilkan informasi dasar dengan konsumsi daya minimal.
Mode Main Display akan aktif penuh saat Anda mengangkat pergelangan. Gesture Raise-to-Wake bekerja sangat responsif di kedua varian.
Untuk varian Active, tersedia juga Tap-to-Wake selain gesture angkat tangan. Fitur ini membantu menghemat baterai dibandingkan menggunakan AOD terus-menerus.
Tanpa AOD, varian Indonesia mengandalkan gesture ini untuk menyalakan screen. Responsnya cepat dan praktis untuk melihat waktu secara sekilas.
Rekomendasi berdasarkan preferensi cukup jelas. Pilih varian Global jika Anda mengutamakan kualitas tampilan terbaik dan fitur always-on display.
Varian Active menjadi pilihan tepat jika layar cukup terang sudah memadai. Pertimbangan harga lebih hemat menjadi nilai tambahnya.
Kedua device ini menunjukkan bahwa pabrikan memahami kebutuhan berbeda di pasar. Kualitas display disesuaikan dengan posisi harga masing-masing.
Software & Antarmuka: HyperOS dan Mi Fitness App

Otak dari setiap wearable modern terletak pada sistem operasi dan aplikasi pendukungnya. Pengalaman harian Anda akan sangat bergantung pada kelancaran software dan kemudahan navigasi antarmukanya.
Perangkat ini mengandalkan HyperOS sebagai dasar sistemnya. Baik varian Global maupun Active menggunakan platform yang sama, meski pengalaman pengguna mungkin sedikit berbeda.
Pasangan sempurnanya adalah Mi Fitness App yang tersedia di berbagai app store. Aplikasi ini menjadi pusat kendali untuk semua features dan pengaturan.
Pengalaman UI yang Sederhana dan Mudah Dinavigasi
Antarmuka pengguna dirancang dengan filosofi straightforward dan user-friendly. Cocok sekali untuk pemula yang baru pertama kali use devices semacam ini.
Menu utama berupa grid icon yang rapi dan dapat diatur sesuai preferensi. Menekan tombol crown fisik akan membuka grid aplikasi ini.
Anda bisa memilih tampilan dengan atau tanpa nama aplikasi. Opsi list view juga tersedia bagi yang lebih suka susunan vertikal.
Navigasi dengan gestur swipe sangat intuitif. Geser ke atas untuk akses cepat ke pengaturan, ke bawah untuk notifikasi, dan ke samping untuk widget.
Varian Active dengan HyperOS memberikan animasi yang lebih mulus. Transisi antar menu terasa lebih responsif dan natural.
Kustomisasi Tampilan Jam (Watch Face) yang Luas
Inilah salah satu features paling disukai pengguna. Mi Wear App menyediakan lebih dari 200 pilihan watch face berbasis cloud.
Anda bisa mengganti tampilan sesuai mood, gaya berpakaian, atau aktivitas harian. Pilihannya sangat beragam dari yang minimalis hingga penuh informasi.
Fitur favorit banyak orang adalah opsi kustomisasi dengan foto pribadi. Unggah gambar dari galeri ponsel untuk dijadikan wallpaper jam tangan.
Perubahan watch face bisa dilakukan langsung dari aplikasi di ponsel. Dalam hitungan detik, tampilan di pergelangan tangan Anda akan berubah.
Ini membuat device terasa lebih personal dan sesuai dengan selera. Desain interface memang mendukung ekspresi diri penggunanya.
Manajemen Notifikasi dan Panggilan Bluetooth
Notifikasi dari ponsel muncul hampir instan di layar watch. Anda bisa membaca preview pesan, email, atau notifikasi media sosial.
Satu kekurangan kecil adalah dukungan emoji yang terbatas. Beberapa simbol tidak muncul dengan benar dan ditampilkan sebagai karakter aneh.
Fitur Bluetooth calling pada varian Active bekerja cukup baik. Kualitas suara jernih untuk menerima dan melakukan panggilan langsung dari pergelangan tangan.
Fungsi Emergency SOS menambah nilai keamanan. Dengan satu tombol, Anda bisa mengirim sinyal darurat ke kontak terpercaya.
Integrasi Alexa bawaan memungkinkan perintah suara sederhana. Tanya cuaca, atur timer, atau dapatkan informasi cepat tanpa menyentuh ponsel.
Namun asisten virtual ini tidak bisa memulai latihan atau memutar musik. Fungsinya masih terbatas pada perintah dasar sehari-hari.
Secara keseluruhan, software-nya sangat fungsional dan memenuhi kebutuhan esensial. Tidak sebanyak aplikasi di Wear OS, tapi cukup untuk tracking health dan fitness dasar.
Untuk activity harian, workouts ringan, dan pemantauan heart rate serta sleep, sistem ini sudah lebih dari cukup. Metrik sports dan metrics lain juga tersedia dengan baik.
Fitur Pelacakan Kesehatan 24/7
Salah satu klaim terbesar dari produk ini adalah kemampuannya menjadi penjaga kesehatan 24 jam. Ia dirancang untuk merekam berbagai metrics tubuh Anda, siang dan malam.
Dengan serangkaian sensor dan chip pemroses sinyal (AFE) terbaru, akurasi pengukuran ditingkatkan. Mari kita selidiki seberapa baik tracking features ini bekerja dalam keseharian.
Pemantauan Detak Jantung dan Tingkat Stres
Pemantauan heart rate berjalan otomatis sepanjang hari. Data ini berguna untuk melihat zona detak jantung saat activity atau olahraga.
Fungsinya juga untuk mendeteksi anomali, seperti detak yang terlalu tinggi saat istirahat. Chip baru diklaim meningkatkan akurasi pembacaan ini hingga 5.2%.
Fitur pengukuran stress bekerja dengan menganalisis variabilitas detak jantung. Ia memberi peringatan jika levels stres Anda terdeteksi tinggi dalam waktu lama.
Ini bisa menjadi pengingat untuk mengambil waktu relaksasi sejenak. Namun, ini lebih bersifat referensi untuk meningkatkan kesadaran akan kondisi health.
Pengukuran Kadar Oksigen dalam Darah (SpO2)
Watch offers kemampuan untuk memeriksa saturasi blood oxygen atau SpO2. Pengukuran bisa dilakukan manual kapan saja atau dijadwalkan.
Data ini berguna sebagai referensi umum, terutama saat berada di dataran tinggi atau merasa kurang fit. Penting untuk diingat, ini bukan alat diagnosis medis.
Pembacaannya memiliki margin error dan hanya untuk pemantauan personal. Jangan gunakan hasilnya untuk keputusan medis tanpa konsultasi dokter.
Sensor yang sama juga digunakan untuk memantau kadar oxygen dalam blood selama tidur pada varian tertentu. Ini bagian dari paket health tracking yang lengkap.
Pelacakan Tidur (Sleep Tracking) dan Akurasinya
Inilah bagian yang sering menjadi sorotan dan juga titik lemah banyak devices terjangkau. Pelacakan tidur mengandalkan sensor gerak dan detak jantung.
Meski chip baru diklaim tingkatkan akurasi sleep tracking 10%, hasil pengujian menunjukkan ketidakkonsistenan. Penyebabnya, algoritma terlalu sensitif menanggapi gerakan kecil.
Jika Anda sering berganti posisi tidur, data durasi tidur dalam dan REM bisa kurang akurat. Bandingkan dengan metode di Huawei Watch yang lebih aktif memantau detak jantung saat tidur.
Untuk varian Active, tersedia fitur Advanced sleep monitoring. Ia melacak fase tidur REM, gerakan, dan bahkan pola pernapasan.
Secara keseluruhan, fitur fitness dan tracking kesehatan di sini bagus untuk membangun kesadaran. Anda bisa melihat tren workouts dan pola tidur jangka panjang.
Gunakan datanya sebagai panduan umum, bukan patokan mutlak. Untuk diagnosa atau kebutuhan medis serius, selalu konsultasikan dengan tenaga profesional.
Pelacakan Aktivitas & Olahraga
Tidak hanya sekadar penunjuk waktu, perangkat ini juga dirancang sebagai partner latihan yang andal. Kemampuannya dalam mendukung berbagai aktivitas fisik menjadi salah satu fitur pelacakan utama yang ditawarkan.
Baik Anda seorang pelari hobi atau sekadar ingin lebih aktif, perangkat ini memiliki modal yang cukup. Mari kita lihat sejauh mana dukungannya untuk dunia kebugaran dan olahraga.
150+ Mode Olahraga dan Deteksi Otomatis
Dengan lebih dari 150 mode latihan yang tercatat, hampir semua jenis aktivitas Anda dapat terpantau. Mulai dari lari, bersepeda, hingga yoga tersedia dalam daftarnya.
Fitur cerdasnya adalah deteksi otomatis untuk jalan kaki dan lari. Dalam sekitar empat menit, wearable ini akan mengenali aktivitas Anda dan mulai merekam metrik.
Ini sangat membantu jika Anda lupa menekan tombol start. Semua data latihan kemudian tersusun rapi di aplikasi pendamping untuk dianalisis.
Akurasi GPS (Built-in GNSS) dan Keterbatasannya
Untuk pelacakan rute outdoor mandiri, varian Global mengandalkan chip GNSS bawaan. Anda bisa lari atau bersepeda tanpa membawa ponsel dan rute akan tetap terekam.
Namun, dalam pengujian, akurasinya tidak sempurna. Terkadang ada penyimpangan kecil pada peta, terutama saat berlari di area dengan bangunan tinggi.
Hal ini kemungkinan karena sistem satelit yang digunakan dioptimalkan untuk wilayah tertentu. Bagi yang mengutamakan ketepatan mutlak jarak dan rute, ini adalah catatan penting.
Sementara itu, varian Indonesia atau Redmi Watch 5 Active tidak memiliki GPS bawaan. Seperti dijelaskan dalam spesifikasi lengkapnya, pelacakan lokasi sepenuhnya bergantung pada koneksi ke ponsel Anda.
Fitur Latihan dan Pemulihan untuk Hobi Runner
Bagi penyuka lari, tersedia beragam program latihan terstruktur untuk berbagai target. Fitur ini membantu meningkatkan performa secara bertahap dan aman.
Setelah latihan berat, pemulihan tubuh juga dipantau. Anda bisa memeriksa detak jantung istirahat dan melakukan latihan pernapasan yang disediakan.
Fitur praktis lainnya adalah water-expulsion setelah terpapar air. Cukup aktifkan mode ini, dan perangkat akan mengeluarkan air dari dalam melalui getaran.
Meski tidak ada mode berenang khusus, ketahanan air 5ATM membuatnya aman untuk aktivitas basah. Secara keseluruhan, paket kebugaran-nya sangat memadai untuk pengguna casual.
Kesimpulannya, varian Global cocok untuk pelacakan outdoor mandiri dengan toleransi pada akurasi GPS. Varian Active adalah pilihan ideal untuk latihan indoor atau outdoor dengan ponsel di saku. Keduanya merupakan pendamping latihan yang solid untuk menjalani gaya hidup aktif.
Uji Coba Nyata: Redmi Watch 5 Review Performa Baterai
Salah satu pertanyaan terbesar sebelum membeli adalah: berapa lama perangkat ini benar-benar bertahan sebelum perlu diisi ulang? Klaim pabrikan sering terdengar fantastis, namun kenyataan pemakaian sehari-hari bisa sangat berbeda.
Bagian ini akan mengungkap hasil pengujian langsung terhadap ketahanan baterai. Kami membandingkan angka di advertisement dengan skenario use nyata untuk kedua varian.
Klaim vs Realita: Dari 24 Hari hingga 9-15 Hari Pemakaian
Untuk varian Global, Xiaomi mengklaim battery life hingga 24 days. Angka ini didapat dengan menonaktifkan semua features pelacakan health dan fitness.
Dalam pengujian dengan activity normal, hasilnya berbeda. Dengan pemantauan heart rate, notifikasi aktif, dan sesi lari berkala, perangkat bertahan sekitar 15 days.
Itu tetap angka yang sangat luar biasa. Bertahan lebih dari dua minggu adalah prestasi yang jarang ditemui di kelas devices sejenis.
Varian Active diklaim tahan 18 hari. Dengan pemantauan detak jantung 24/7 dan notifikasi aktif, realitanya berkisar 10 hingga 12 hari.
Daya tahan ini masih sangat baik untuk sebuah watch dengan layar LCD. Anda hanya perlu mengisi ulang kurang dari dua kali sebulan.
Pengaruh Always-On Display (AOD) terhadap Daya Tahan
Fitur always-on display memang praktis, tetapi berdampak besar pada baterai. Pada varian Global, mengaktifkannya memotong ketahanan hampir separuh.
Dari 15 hari, life baterai turun menjadi sekitar 9 days. Meski turun drastis, ini masih lebih lama dari banyak smartwatch premium dengan AOD aktif.
Jika Anda mengutamakan ketahanan maksimal, lebih baik matikan fitur ini. Gunakan gestur angkat tangan untuk menyalakan layar saat diperlukan.
Sistem Pengisian Daya dan Waktu Charging
Proses pengisian ulang juga perlu diperhatikan. Varian Global menggunakan konektor proprietary pogo pin, bukan USB-C.
Ini berarti Anda bergantung pada kabel charger khusus. Kabel tersebut bisa hilang atau usang seiring waktu, menjadi sedikit kelemahan.
Namun, waktu pengisiannya cepat. Baterai 550 mAh terisi penuh dalam sekitar 60 menit.
Untuk varian Indonesia, waktu charging penuh memakan waktu sekitar 1,5 jam. Fitur fast charge-nya dapat mengisi 50% kapasitas hanya dalam 30 menit.
Kesimpulannya, ketahanan baterai adalah senjata utama perangkat ini. Ia mengalahkan banyak pesaing, bahkan yang lebih mahal.
Trade-off-nya ada pada jenis port pengisian untuk varian Global. Secara keseluruhan, performa ini menjadikannya sangat praktis untuk aktivitas harian dan pelacakan jangka panjang.
Harga dan Nilai: Sebandingkah dengan Fiturnya?

Setelah melihat semua spesifikasi dan performa, pertanyaan akhirnya adalah soal nilai. Apakah uang yang Anda keluarkan mendapatkan paket yang sepadan?
Analisis value for money ini akan membandingkan harga dengan seluruh fitur yang sudah diuji. Kami juga akan melihat posisinya di antara pilihan lain di pasaran.
Posisi Harga Redmi Watch 5 Active di Indonesia (Rp449.000)
Di pasar lokal, varian ini dijual resmi dengan tag Rp449.000. Ini adalah angka yang sangat menarik untuk sebuah smartwatch dengan kemampuan lengkap.
Dengan uang di bawah setengah juta, Anda mendapatkan desain logam, layar sentuh, dan pelacakan kesehatan 24/7. Fitur seperti pemantauan detak jantung dan kadar oksigen darah termasuk di dalamnya.
Ketahanan baterai hingga belasan hari juga menjadi nilai jual utama. Bandingkan dengan perangkat sejenis yang sering hanya bertahan seminggu.
Secara global, Redmi Watch 5 dijual sekitar €110. Itu setara Rp1,8 jutaan dan tetap kompetitif di Eropa.
Namun, varian Indonesia dengan harga Rp449.000 jelas lebih terjangkau. Ia menawarkan porsi fitur yang sangat besar untuk ukuran kantongnya.
Perbandingan dengan Smart Band 9 Pro dan Pesaing Sekelas
Pilihan sulit sering muncul antara membeli smartwatch ini atau Xiaomi Smart Band 9 Pro. Keduanya berasal dari keluarga yang sama dengan fungsi inti mirip.
Strap atau talinya bahkan kompatibel, membuat penampilan mereka bisa serupa. Lalu, apa pembedanya?
Xiaomi Smart Band 9 Pro biasanya lebih ringan dan mungil. Ia cocok untuk yang mengutamakan kenyamanan ekstrem dan harga sedikit lebih rendah.
Sebaliknya, Redmi Watch 5 memberikan layar jauh lebih besar dan pengalaman mirip jam tangan sungguhan. Desainnya yang menyerupai Apple Watch juga memberi kesan lebih premium.
Untuk varian Global, keunggulan utama adalah GPS bawaan untuk pelacakan rute mandiri. Varian Active mengandalkan ponsel, mirip dengan smart band.
Dibandingkan smartwatches entry-level merek lain, keunggulan utamanya ada pada daya tahan. Klaim battery life dalam iklan memang tinggi, dan realitanya pun masih sangat baik.
Fitur kebugaran dan aplikasi pendukung juga terasa lebih matang. Pelacakan untuk berbagai aktivitas dan olahraga tersedia dengan lengkap.
Jadi, mana yang lebih worth it?
Jawabannya kembali ke preferensi pribadi. Pilih perangkat ini jika Anda menginginkan tampilan dan nuansa smartwatch klasik dengan layar besar untuk interaksi lebih mudah.
Xiaomi Smart Band 9 Pro lebih cocok untuk yang mengutamakan bentuk minimalis dan harga paling hemat. Keduanya adalah produk hebat dari ekosistem yang sama.
Kesimpulannya, dengan harga di bawah Rp500.000, tawaran yang diberikan sungguh sulit ditandingi. Paket fitur untuk desain, kesehatan, dan kebugaran ini memberikan nilai luar biasa.
Kelebihan dan Kekurangan yang Perlu Diketahui
Untuk membantu Anda memutuskan, berikut rangkuman lengkap keunggulan dan kelemahannya. Setiap poin di bawah didasarkan pada pengujian langsung dan analisis mendalam.
Daftar ini akan memberikan gambaran jujur tentang apa yang benar-benar Anda dapatkan. Pertimbangkan mana aspek yang paling penting untuk kebutuhan harian Anda.
Pros: Baterai Awet, Layar Bagus, Desain Premium, Harga Menarik
Perangkat ini unggul dalam beberapa area kunci yang membuatnya menonjol di kelasnya. Kelebihan utamanya benar-benar terasa dalam penggunaan sehari-hari.
- Daya Tahan Baterai Luar Biasa: Dengan pemakaian normal, battery life mencapai 15 days. Ini mengalahkan banyak smartwatches lain bahkan yang lebih mahal. Anda hanya perlu mengisi ulang sekitar dua kali sebulan.
- Kualitas Layar Memukau: Display AMOLED pada varian Global sangat cerah dengan 1500 nits. Screen yang tajam dan bezel tipis memberikan pengalaman visual premium. Navigasi menjadi mudah dan menyenangkan.
- Desain yang Terasa Mahal: Design dengan material alloy memberikan kesan kokoh dan premium. Pilihan strap beragam memungkinkan personalisasi sesuai gaya. Bentuknya yang mirip apple watch disukai banyak orang.
- Harga Sangat Kompetitif: Varian Active dijual Rp449.000 dengan segudang features. Ini adalah nilai terbaik untuk paket health tracking dan fitness yang lengkap. Bandingkan dengan devices sejenis di pasaran.
- Fitur Kesehatan Lengkap: Watch offers pemantauan heart rate 24/7 dan blood oxygen. Tracking features untuk berbagai activity dan workouts tersedia. Fitness app pendukungnya mudah use.
Cons: Pelacakan Tidur Kurang Akurat, GPS Terbatas, Software Sangat Dasar
Di sisi lain, ada beberapa kompromi yang harus diterima. Kekurangan ini perlu dipertimbangkan terutama jika Anda membutuhkan akurasi tinggi.
- Akurasi Pelacakan Tidur Masih Dipertanyakan: Algoritma sleep tracking terlalu sensitif terhadap gerakan kecil. Data fase tidur dalam dan REM sering tidak konsisten. Untuk pemantauan health serius, ini menjadi catatan penting.
- Sistem GPS Memiliki Keterbatasan: Varian Global memiliki gps bawaan dengan akurasi kurang sempurna. Varian Active sepenuhnya bergantung pada ponsel untuk tracking lokasi. Bagi penggemar sports outdoor, ini bisa jadi masalah.
- Antarmuka yang Sangat Sederhana: Meski mudah dinavigasi, software-nya tidak menawarkan kedalaman. Tidak ada ekosistem aplikasi pihak ketiga seperti di platform lain. Fungsi dasarnya terbatas pada metrics standar.
- Fitur Tambahan yang Tidak Ada: Varian Active tidak memiliki always-on display dan auto-brightness. Varian Global menggunakan charger proprietary yang mudah hilang. Beberapa devices pesaing menawarkan lebih banyak kustomisasi.
- Pelacakan Kesehatan untuk Referensi Saja: Data health tracking sebaiknya digunakan sebagai panduan umum. Akurasi tracking untuk activity intensif mungkin tidak setinggi watch ultra. Selalu konsultasi profesional untuk keputusan medis.
Secara keseluruhan, smartwatch ini memberikan nilai luar biasa untuk harganya. Keseimbangan antara features yang ditawarkan dan harga menjadi poin terkuatnya.
Pertimbangan akhir bergantung pada prioritas pribadi Anda. Jika daya tahan baterai, desain, dan harga menjadi faktor utama, device ini layak dipertimbangkan.
Kesimpulan: Apakah Redmi Watch 5 Worth It untuk Anda?
Pada akhirnya, keputusan pembelian bergantung pada kecocokan dengan kebutuhan harian Anda. Perangkat ini sangat worth it jika prioritas utama adalah baterai super awet dan kebebasan dari charger hingga berminggu-minggu.
Ia juga tepat untuk yang menginginkan smartwatch dengan layar bagus dan desain premium tanpa merogoh kocek dalam. Cocok sekali untuk menerima notifikasi, melihat waktu, serta pelacakan kesehatan dan aktivitas dasar.
Namun, kurang cocok untuk atlet serius yang butuh akurasi GPS presisi. Juga jika Anda mengandalkan data tidur sangat akurat atau menginginkan banyak aplikasi pihak ketiga.
Secara keseluruhan, Redmi Watch 5 membuktikan Anda bisa dapatkan smartwatch fitur lengkap dengan kualitas baik di harga terjangkau. Pertimbangkan prioritas pribadi sebelum memutuskan. Untuk review lengkap spesifik varian Lite, kunjungi analisis mendalam kami.




